Tentang IMM
IMM adalah sebuah organisasi otonom muhammadiyah yang memiliki tujuan “Mengusahakan terbentuknya akademisi islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah”. Jadi IMM tidak akan pernah jauh dari Muhammadiyah. Meskipun tidak ada pembatasan bahwasanya yang berhak menjadi kader IMM adalah hanya warga muhammadiyah karena justru ladang dakwah IMM adalah terhadap ummat yang belum memahami Muhammadiyah. Selain sebagai Organisasi Otonom muhammadiyah IMM juga berdiri sebagai Organisasi Pergerakan (khususnya mahasiswa), maka dari itu tanggung jawab IMM meliputi berbagai aspek. Sebagai organisasi dibawah naungan muhammadiyah IMM juga wajib melakukan dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan juga gerakan sosial layaknya Muhammadiyah karena Muhamamdiyah sendiri tidak hanya berdakwah namun melakukan pergerakan dan pembinaan sosial. Sebagai organisasi pergerakan khususnya mahasiswa IMM juga berbagi sejarah panjang akan pergerakan mahasiswa dari jaman Soekarno, Gie, sampai mahasiswa era reformasi. Oleh karena itu IMM tidak boleh lalai dalam melihat dan mengkaji kebijakan pemerintah dan melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat. Salah satu landasan gerak utama IMM adlaah mengamalkan Trilogi yang mana:
1. Keagamaan
2. Kemahasiswaan
3. Kemasyarakatan
IMM dalam PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah)
IMM adalah salah satu organisasi yang ada di PTM dan satu-satunya organisasi pergerakan yang diakui di kampus PTM. IMM sebagai Ortom muhammadiyah memiliki tugas di Amal Usaha Muhammadiyah yaitu “menjadi pelangsung,pelopor,dan penyempurna Amal Usaha Muhammadiyah” oleh karena itu IMM harus senantiasa mengawal kampus UMY menjadi Amal Usaha Muhammadiyah yang sesuai dan tidak melenceng dari tujuan Muhammadiyah. Hal ini dilakukan dengan mengawal kebijakan-kebijakan ditingkat kampus dan untuk komisariat lebih fokus di tingkat fakultas. Selain juga IMM melaksanakan tugasnya untuk bergerak di ranah kemahasiswaan di tingkat fakultas seperti mengadakan seminar ataupun mengadakan kajian rutin di tingkat fakultas.
IMM Teknik 2015/2016
IMM teknik periode ini mencoba melanjutkan pergerakan pergerakan periode sebelumnya yang mulai menggabungkan antara unsur keteknikan dan unsur pergerakan. Dengan harapan selain IMM bisa sebagai wadah pengembangan bakat mahasiswa , IMM juga dapat menjadi wadah untuk mengaktualisasikan ilmu-ilmu yang di dapat di teknik untuk melakukan pergerakanya. Beberapa pergerakan yang direncanakan juga merupakan aktualisasi dari trilogi IMM diatas. Kita mengembangkan religiusitas utamanya kader dengan melakukan pengajian rutin, melakukan tindakan kemahasiswaan dalam bentuk mengawal kebijakan fakultas dan juga terjun kemasyarakat untuk membantu kegiatan yang ada dalam masyarakat. Berdasarkan landasan tersebut IMM periode ini memiliki 6 bidang yaitu:
1. Bidang Kaderisasi
Tugas bidang kaderisasi adalah melakukan perkaderan dan penanaman nilai kepada kader kader IMM. Dimulai dari recruitmen awal sampai acara-acara perkenalan tentang IMM adalah agenda bidang kader. Bidang kader juga merencanakan dan merancang proses penanaman nilai dan pengembangan karakter kader kader IMM
2. Bidang Organisasi
Bidang Organisasi adalah bidang yang bertugas melakukan koordinasi kedalam dan keluar. Bidang ini memastikan juga tidak ada acara antar bidang yang saling bertabrakan. Selain juga bertugas memastikan organisasi (IMM) berjalan sebagaimana mestinya atau sesuai konstitusi.
3. Bidang Hikmah
Bidang Hikmah adalah sentral penangkapan isu dalam IMM. Baik itu isu fakultas , universitas maupun nasional. Jadi bidang hikmah mengkaji isu ketika ada kebijakan fakultas yang tidak beres dan juga melakukan kajian terhadap permasalahan permasalahan yang ada di indonesia khususnya dalam bidang keteknikan
4. Bidang Keilmuan
Bidang keilmuan adalah wadah pengembangan intelektual dan potensi kader. Jadi bidang keilmuan yang mengkoordinir dan memfasilitasi hal hal terkait pengembangan keilmuan seperti mengelola perpustakaan dan juga menginisasi diskusi diskusi baik itu tentang keteknikan ataupun tentang keilmuan secara umum.
5. Bidang Dakwah
Bidang Dakwah adalah bidang yang melakukan dan memanajemen dakwah IMM , karena dakwah tidak diartikan sebatas mengajak untuk melakukan ibadah namun dakwah memiliki aspek yang luas dan juga cara yang tidak terbatas. Bidang Dakwah juga yang melakukan pengembangan religiusitas kader kader IMM.
6. Bidang Sosek (sosial ekonomi kewirausahaan)
Bidang Sosek adalah bidang yang melakukan kegiatan kegiatan ekonomi untuk komisariat dan membantu kader kader untuk melakukan kegiatan ekonomi nya jika ada kader yang memiliki usaha/bisnis. Selain itu Bidang Sosek juga menginisiasi untuk melakukan pemberdayaan pemberdayaan di masyarakat.
Minggu, 04 Oktober 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar